UNRWA: Anak -anak Gaza kelaparan karena blokade bantuan Israel

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, menyatakan bahwa anak -anak di Jalur Gaza kelaparan karena blokade bantuan oleh Israel yang telah berlangsung selama hampir dua bulan.

“#Gaza: starvined children. The Israeli government continues to block the entry of food and other basic needs. This is a man-made and political patterned. Nearly two months of siege. The call to include aid is not ignored,” Lazzarini wrote through the X platform, Friday (4/26/2025), quoted as saying Anadolu.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu dibuat di tengah pengumuman Program Pangan Dunia (WFP) yang menyatakan bahwa mereka telah menyalurkan stok makanan terakhir mereka ke dapur umum di Gaza. Pasokan bantuan diperkirakan akan habis dalam hitungan hari.

Sejak 2 Maret, semua penyeberangan ke Gaza ditutup, menghentikan masuknya bantuan selama lebih dari tujuh minggu – penutupan terpanjang dalam sejarah wilayah tersebut. Israel kembali melancarkan serangan terhadap Gaza pada 18 Maret, mengakhiri istirahat kemanusiaan yang telah terjadi sejak Januari.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 51.400 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak -anak, dilaporkan terbunuh oleh serangan di Gaza.

November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Israel juga menghadapi gugatan genosida di Pengadilan Internasional (ICJ) atas tindakannya di Gaza.

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB