Trump: As-Rirur Nura Nuclir Negiciation

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran terkait dengan program nuklir negara itu berjalan dengan baik. Ini disampaikan dalam sebuah pernyataan kepada media di Gedung Putih pada hari Kamis (waktu setempat).

“Saya pikir kami berada dalam posisi yang sangat baik terkait dengan Iran. Kami mengadakan pertemuan yang sangat serius. Hanya ada dua pilihan,” kata Trump kepada wartawan di ruang oval.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu pilihan bukanlah pilihan yang baik. Itu bukan pilihan yang baik sama sekali. Namun, saya pikir kami sedang menuju kesepakatan yang baik dengan Iran. Kami melakukan banyak hal, dan saya pikir perjanjian itu berada di jalur yang benar. Bisa jadi ini akan menghasilkan keputusan yang sangat positif dan menyelamatkan banyak nyawa,” lanjutnya.

Amerika Serikat dan Iran telah mengadakan dua negosiasi tingkat tinggi selama dua minggu terakhir, dengan pertemuan delegasi berlangsung di Oman dan Roma.

Trump diketahui memberikan batas waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan, meskipun belum jelas kapan batas waktu akan berakhir secara resmi.

Putaran negosiasi yang berkelanjutan di tingkat teknis dijadwalkan berlangsung Sabtu depan.

Pada kesempatan yang sama, Trump juga menyinggung perjanjian untuk menormalkan hubungan antara mayoritas Muslim dan negara-negara Israel yang dikenal sebagai Abraham Accords, yang dicapai selama masa jabatannya.

Dia menyatakan bahwa sejumlah negara lain akan bergabung, meskipun tidak secara khusus menyebutkan negara mana yang dimaksud.

“Kami akan terus memperluas Accords Abraham. Banyak negara ingin bergabung. Kami sudah memiliki empat negara. Biden tidak menindaklanjuti ini. Masih empat negara sama, tetapi mereka adalah negara -negara hebat yang telah mengambil langkah berani. Perjanjian ini berjalan sangat baik, dan kami akan mengembangkannya dengan cepat,” kata Trump.

RakyatPos World

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

KPK dalami uang di rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait dugaan pemerasan proyek PUPR PKPP., penyidik juga telusuri aliran dana. (Sumber Ft: Fb https://web.facebook.com/edi.gustien)

Nasional

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Kejaksaan Agung mengungkap empat alat bukti untuk menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026. (CNN Indonesia)

Nasional

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:25 WIB

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB