Mantan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa negosiasi dengan Iran terkait dengan program nuklir negara itu berjalan dengan baik. Ini disampaikan dalam sebuah pernyataan kepada media di Gedung Putih pada hari Kamis (waktu setempat).
“Saya pikir kami berada dalam posisi yang sangat baik terkait dengan Iran. Kami mengadakan pertemuan yang sangat serius. Hanya ada dua pilihan,” kata Trump kepada wartawan di ruang oval.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Salah satu pilihan bukanlah pilihan yang baik. Itu bukan pilihan yang baik sama sekali. Namun, saya pikir kami sedang menuju kesepakatan yang baik dengan Iran. Kami melakukan banyak hal, dan saya pikir perjanjian itu berada di jalur yang benar. Bisa jadi ini akan menghasilkan keputusan yang sangat positif dan menyelamatkan banyak nyawa,” lanjutnya.
Amerika Serikat dan Iran telah mengadakan dua negosiasi tingkat tinggi selama dua minggu terakhir, dengan pertemuan delegasi berlangsung di Oman dan Roma.
Trump diketahui memberikan batas waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan, meskipun belum jelas kapan batas waktu akan berakhir secara resmi.
Putaran negosiasi yang berkelanjutan di tingkat teknis dijadwalkan berlangsung Sabtu depan.
Pada kesempatan yang sama, Trump juga menyinggung perjanjian untuk menormalkan hubungan antara mayoritas Muslim dan negara-negara Israel yang dikenal sebagai Abraham Accords, yang dicapai selama masa jabatannya.
Dia menyatakan bahwa sejumlah negara lain akan bergabung, meskipun tidak secara khusus menyebutkan negara mana yang dimaksud.
“Kami akan terus memperluas Accords Abraham. Banyak negara ingin bergabung. Kami sudah memiliki empat negara. Biden tidak menindaklanjuti ini. Masih empat negara sama, tetapi mereka adalah negara -negara hebat yang telah mengambil langkah berani. Perjanjian ini berjalan sangat baik, dan kami akan mengembangkannya dengan cepat,” kata Trump.
RakyatPos World









