Terkait Dugaan Korupsi, Bupati Pati Sudewo Penuhi Panggilan KPK

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bupati Pati Sudewo memenuhi panggilan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (ANT)

Bupati Pati Sudewo memenuhi panggilan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (ANT)

JAKARTA, KLIKINDONESIA – Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo (SDW), akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/8). Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 09.43 WIB untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

“Ya memenuhi panggilan,” ujar Sudewo singkat ketika disapa jurnalis yang menunggunya di depan gedung KPK.

Ia menegaskan tidak membawa dokumen khusus dalam pemanggilan tersebut. Menanggapi aksi masyarakat Pati yang ikut menyuarakan aspirasi hingga mengirim surat ke KPK, Sudewo berkomentar singkat. “Ya, semoga baik-baik saja,” katanya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama Sudewo bukan kali pertama muncul dalam perkara ini. Pada sidang kasus dengan terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah, Putu Sumarjaya, dan Pejabat Pembuat Komitmen, Bernard Hasibuan, di Pengadilan Tipikor Semarang, 9 November 2023, jaksa sempat mengungkap penyitaan uang sekitar Rp3 miliar dari rumah Sudewo. Bukti berupa foto uang tunai dalam pecahan rupiah dan valuta asing turut ditunjukkan di persidangan.

Namun, Sudewo membantah tuduhan tersebut. Ia juga menolak klaim pernah menerima Rp720 juta dari pegawai PT Istana Putra Agung maupun Rp500 juta dari Bernard Hasibuan melalui stafnya, Nur Widayat.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah. Seiring perkembangan penyidikan, jumlah tersangka terus bertambah. KPK menetapkan 10 tersangka pada awal kasus, lalu hingga November 2024 jumlahnya meningkat menjadi 14 orang, termasuk dua korporasi. Pada 12 Agustus 2025, KPK kembali menetapkan tersangka ke-15, seorang ASN Kemenhub bernama Risna Sutriyanto.

Dugaan korupsi mencakup proyek strategis, mulai dari jalur ganda Solo Balapan–Kadipiro–Kalioso, pembangunan jalur di Makassar, empat proyek konstruksi dan dua supervisi di Lampegan, Cianjur, hingga perbaikan perlintasan sebidang Jawa–Sumatera. KPK menduga pemenang proyek ditentukan melalui rekayasa sejak proses administrasi hingga tender.

Kehadiran Sudewo sebagai saksi di KPK kini menjadi sorotan publik, terutama terkait peran dan keterangannya dalam membongkar dugaan suap proyek bernilai besar tersebut. *[]

Penulis : REDAKSI

Editor : KLIK INDONESIA

Sumber Berita: Antaranews.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS
Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda
Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi
Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng
AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat
Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak OTK
Anak Krakatau Erupsi Saat Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gerindra Tapteng Tarik Wacana Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:30 WIB

Kronologi Hilangnya KM Virgo Transport Menurut Rekaman Sistem ITS

Kamis, 10 September 2026 - 17:16 WIB

Polri Perluas Pencarian 8 Korban Jurnalis-Awak Kapal di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 16:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Kuota Haji Minta Hakim Panggil Jokowi

Kamis, 10 September 2026 - 13:16 WIB

Mendagri Utus Tim Mediasi Pemakzulan Bupati Masinton Pasaribu Tapteng

Rabu, 9 September 2026 - 21:16 WIB

AHY Klarifikasi Pidato Politik Soal Pemilu di HUT Demokrat

Klik Terbaru