Cegah Rabies, Pemkot Pekanbaru Wajibkan Vaksinasi Hewan Peliharaan

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 07:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (fb kominfo pku)

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. (fb kominfo pku)

PEKANBARU,KLIKINDONESIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengimbau masyarakat agar melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan guna mencegah penyakit rabies. Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melalui Surat Edaran (SE) Nomor 500-7/Distankan/77/2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Penularan Penyakit Rabies.

Surat edaran itu ditujukan kepada dokter hewan, pemilik hewan peliharaan, komunitas pecinta hewan, camat, lurah, hingga masyarakat umum. Dalam keterangan resminya, Agung menekankan bahwa rabies merupakan penyakit berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui gigitan atau air liur hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan monyet.

“Kota Pekanbaru merupakan daerah endemis penyakit rabies. Karena itu perlu dilakukan pencegahan melalui vaksinasi dengan cakupan minimal 70 persen dari total populasi HPR,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agung menegaskan, pencegahan rabies tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. “Pencegahan dan pemberantasan rabies harus dilakukan secara terpadu antara pemerintah, dokter hewan, komunitas, dan masyarakat,” katanya.

Dalam edaran tersebut, masyarakat diminta segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 10–15 menit jika tergigit HPR, lalu membawa korban ke puskesmas atau rumah sakit. Hewan yang menggigit harus diamati selama 14 hari. Jika mati, bangkainya dibawa ke laboratorium veteriner untuk diperiksa, sedangkan jika hidup wajib divaksin rabies.

Selain itu, pemilik hewan juga diimbau menjaga dan merawat peliharaannya dengan baik, tidak membiarkannya berkeliaran bebas, serta memastikan vaksinasi rabies dilakukan setahun sekali, termasuk di kennel, cathery, shelter, maupun pet shop.*[]

 

Penulis : REDAKSI

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: KLIK INDONESIA

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Kebun Kelapa di Inhil
Jumlah Titik Panas di Riau Turun Drastis Usai Diguyur Hujan
Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla
Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai
Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan Bandara SSK II Normal
Rizky Fahrurrozi Jadi Kajari Indragiri Hulu Riau
DPRD Riau Dorong Penguatan Tata Kelola CSR Badan Usaha

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:18 WIB

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Kebun Kelapa di Inhil

Minggu, 13 September 2026 - 11:32 WIB

Jumlah Titik Panas di Riau Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WIB

Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:40 WIB

Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB