KLIK INDONESIA.SALAKAN — Pendistribusian air bersih di sejumlah daerah terdampak kekeringan di Kabupaten Banggai Kepulauan masih terus berlangsung. Petugas gabungan bergerak menyisir kawasan terdampak hingga Jumat (18/9/2026).
Berdasarkan data Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Karhutla dan Kekeringan, sebanyak 14 desa telah menerima pasokan air bersih. Wilayah tersebut tersebar di Kecamatan Peling Tengah, Bulagi, serta Bulagi Selatan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangkep, Hasnul Basri A. Abuhadjim, S.Sos, membeberkan rincian wilayah penerima bantuan. Pihaknya mencatat satu desa di Peling Tengah, tujuh desa di Bulagi, dan enam desa di Bulagi Selatan telah terlayani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Desa terdampak di Kecamatan Bulagi meliputi Alul, Sosom, Tolon, Montomisan, Lalandai, Tolo, serta Kambal. Sementara di Peling Tengah, penyaluran air menyasar Desa Labibi Dusun Sampekonan.
Untuk Kecamatan Bulagi Selatan, penyaluran mencakup Desa Momotan, Pipilogot Paipaisu, Palabatu 1 Dusun Kokondong, Unu Dusun Latean, Mangais Dusun Batong, serta Boluni.
Target Penyaluran Air Bersih Capai 1,4 Juta Liter
Hasnul Basri Abuhadjim, yang akrab disapa Om Bas, menjelaskan bahwa kekeringan ini berdampak pada 1.868 kepala keluarga atau 5.542 jiwa. Total kebutuhan air bersih masyarakat mencapai 1.435.840 liter.
Hingga saat ini, BPBD telah menyalurkan 604.640 liter air bersih atau sekitar 42,1 persen dari total target. Penyaluran air ke rumah ibadah dan fasilitas umum juga dijadwalkan secara berkala. Pasokan air untuk gereja dikirim pada hari Sabtu, sedangkan masjid dan sekolah dilayani pada hari Kamis atau Minggu.
“Kami bekerja sama dengan PDAM juga PMI dalam penyaluran air ke desa-desa terdampak kekeringan. Kami berusaha sebatas kemampuan kami untuk menyalurkan air bersih ini agar dapat dipergunakan untuk memasak, makan, serta minum,” ujar Om Bas.*[]
Penulis : Victor Reppie
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















