Pemkab Bangkep Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Krisis Air Bersih

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 18:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemkab Banggai Kepulauan menetapkan siaga darurat karhutla dan krisis air bersih yang melanda 2.951 jiwa di Bulagi dan Bulagi Selatan. (ist)

Pemkab Banggai Kepulauan menetapkan siaga darurat karhutla dan krisis air bersih yang melanda 2.951 jiwa di Bulagi dan Bulagi Selatan. (ist)

Klik Indonesia.Salakan – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menetapkan status siaga darurat krisis air bersih dan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah ini diambil menyusul kemarau panjang yang melanda 10 desa di Kecamatan Bulagi dan Bulagi Selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Bangkep Asrin mencatat sebanyak 1.020 kepala keluarga atau 2.951 jiwa kini terdampak krisis air bersih.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut disampaikan Asrin dalam Rapat Koordinasi Penanganan Siaga Darurat di Kantor Bupati Bangkep pada Kamis (17/9/2026).

“BPBD terus mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa siaga darurat,” ujar Asrin.

Dari total kebutuhan 8,2 juta liter air, penyaluran baru mencapai 5 juta liter atau sekitar 63,3 persen. Oleh karena itu, petugas di lapangan masih harus menyalurkan sisa kebutuhan sebanyak 3,2 juta liter air bersih.

Selain mendistribusikan air ke pemukiman warga, armada bantuan menyasar tempat ibadah dan fasilitas sekolah. Namun, keterbatasan unit tangki air dari PMI, PDAM, dan Damkar masih menjadi kendala operasional.

Oleh sebab itu, BPBD berencana memodifikasi kendaraan operasional BNPB demi menambah kapasitas pengiriman air ke desa terdampak.

Ancaman Karhutla dan Pemetaan Sumber Air

Selain krisis air, cuaca ekstrem memicu 10 kejadian karhutla di wilayah Bangkep hingga pertengahan September 2026. Area terbakar tersebar di Desa Bakalan, Kautu, Koyobunga, Popoki, Totikum, Lalong, Tompudau, dan Luk Sagu.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menegaskan bahwa seluruh instansi harus menyikapi kondisi ini secara serius.

“Kemarau panjang yang berdampak pada krisis air dan kebakaran lahan perlu menjadi perhatian bersama,” kata Rusli.

“Jangan sampai persediaan sumber air kita habis saat masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih,” tegasnya.

Selanjutnya, Bupati meminta pemerintah daerah segera memetakan sumber air baku yang masih dapat dimanfaatkan secara optimal. Rusli juga mengimbau warga agar menghentikan kebiasaan membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

Sementara itu, pihak kecamatan dan desa diminta aktif melaporkan potensi bencana sebelum situasi berkembang menjadi darurat. Pemkab Bangkep kini mengkaji peluang perpanjangan status siaga darurat sesuai perkembangan situasi lapangan.*[]

Penulis : Victor Reppie

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Klik Indonesia.co

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Festival Bakulupi 2026 Berakhir, Semangat Persatuan dan Budaya Touna Harus Terus Menyala
Wabup Bangkep Terima Aspirasi Pelaku UMKM Taman Kota Salakan
Camat Tingsel Ajak Masyarakat Sholat Istisqa Hadapi Musim Kemarau
Bupati Bangkep Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2026
Bupati Bangkep Evaluasi Kinerja Kesbangpol Lewat Pemaparan Capaian Tiap Bidang
Ranperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, DPRD-Pemkab Touna Tekankan Efisiensi
Bupati Bangkep Pimpin Rakor Pemantapan Peluncuran Mal Pelayanan Publik
Kuota SRT Touna Capai 100 Siswa, Anak Putus Sekolah Kembali dapat Kesempatan Belajar

Klik Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:17 WIB

Pemkab Bangkep Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Krisis Air Bersih

Kamis, 17 September 2026 - 09:05 WIB

Festival Bakulupi 2026 Berakhir, Semangat Persatuan dan Budaya Touna Harus Terus Menyala

Rabu, 16 September 2026 - 13:58 WIB

Wabup Bangkep Terima Aspirasi Pelaku UMKM Taman Kota Salakan

Rabu, 16 September 2026 - 11:30 WIB

Camat Tingsel Ajak Masyarakat Sholat Istisqa Hadapi Musim Kemarau

Selasa, 15 September 2026 - 18:27 WIB

Bupati Bangkep Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2026

Klik Terbaru

Penerimaan sembilan pengurus itu ditandai dengan penyerahan dokumen pernyataan sikap kepada Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Kamis (17/9/2026) di Batam.

Nasional

Sembilan Wartawan Senior Kepri Bergabung ke PJS

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:27 WIB