Klik Indonesia.Banjarmasin – Tim Basarnas kembali memperluas wilayah penyisiran untuk mencari 129 korban terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Rabu (16/9/2026). Operasi SAR hari keempat ini berlangsung sejak pagi hari. Petugas mengerahkan berbagai aset strategis milik Basarnas, TNI, Polri, serta BNPB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin I Putu Sudayana menjelaskan skema penyisiran laut yang sedang berlangsung.
“Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran hingga 6.120 mil laut persegi. Kami membagi area tersebut ke dalam enam sektor pencarian,” kata Putu kepada awak media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, petugas menempatkan kapal-kapal SAR dan armada TNI AL pada setiap sektor. Strategi ini bertujuan memastikan seluruh area penyisiran dapat tersisir secara sistematis.
Pengerahan Armada Laut dan Udara
Pencarian di jalur laut melibatkan KN SAR Laksmana 241, KN SAR Wisanggeni, KN SAR Kamajaya, KN SAR Permadi, serta RBB Palangkaraya.
Selain itu, tim gabungan memperkuat pemantauan dari udara dengan menerbangkan Helikopter Dauphin HR 3601, pesawat CN-235 TNI AL, serta armada BNPB.
Pesawat Cessna PK-SNK milik BNPB bertugas menyisir sektor R seluas 1.491 mil laut persegi. Sementara itu, Helikopter HR 3601 dan armada Polri siap melakukan evakuasi medis darurat dari udara.
Putu menegaskan pengerahan seluruh armada ini menjadi bukti kesungguhan tim gabungan untuk menemukan korban yang masih hilang.
“Seluruh unsur bergerak sesuai rencana operasi. Kami terus berkoordinasi demi mengoptimalkan sumber daya yang ada di lapangan,” tegasnya.
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Kapal angkutan tersebut membawa total 243 orang penumpang beserta kru. Hingga saat ini, petugas telah menyelamatkan 114 orang, sementara 129 penumpang lainnya masih dalam pencarian intensif.*[]
Penulis : Redaksi
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















