Klik Indonesia.Ampana – Rangkaian pelaksanaan Festival Budaya Bakulupi 2026 di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) resmi berakhir setelah berlangsung selama lima hari. Pemerintah daerah berharap semangat persatuan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus menyala pasca penutupan acara tersebut.
Wakil Bupati Tojo Una-Una Hj. Surya Lapasiri menyampaikan pesan tersebut saat membacakan sambutan Bupati Ilham S. Lawidu pada Rabu malam (16/9/2026).
Acara penutupan terpusat di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota. Bupati menegaskan pelaksanaan Festival Bakulupi bukan sekadar agenda seremonial tahunan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Malam ini kita tidak sekadar menutup sebuah festival. Kita sedang menegaskan kembali identitas kita sebagai masyarakat berbudaya,” ujar Wabup membaca sambutan Bupati.
Selain itu, Bupati menilai keberagaman suku dan tradisi menjadi modal kekuatan utama masyarakat Tojo Una-Una dalam merawat keberagaman.
“Yang membedakan kita adalah identitas, tetapi yang menyatukan kita adalah Tojo Una-Una,” tegasnya.
Mendorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
Selanjutnya, Festival Bakulupi menjadi wadah strategis bagi para pelaku UMKM untuk mengenalkan berbagai produk unggulan lokal. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong warga lokal menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata daerah.
Sementara itu, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan potensi Kepulauan Togean dan kekayaan bahari secara berkelanjutan.
“Festival boleh berakhir, tetapi semangatnya tidak boleh berhenti. Lampu festival boleh padam, tetapi cahaya kebudayaan harus tetap menyala,” tambahnya.
Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga warisan budaya dan memperkuat perekonomian daerah demi mewujudkan Touna yang maju.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















