Karhutla Meluas, Pemprov Riau Naikkan Status Darurat

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Gubernur Riau Abdul Wahid.(mcr)

Gubernur Riau Abdul Wahid.(mcr)

PEKANBARU, KLIK INDONESIA – Gubernur Riau Abdul Wahid resmi menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul meningkatnya jumlah titik panas dan titik api dalam sepekan terakhir. Keputusan ini diumumkan dalam rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, serta unsur Forkopimda Riau di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Selasa (22/7/2025).

“Mulai hari ini, saya menetapkan status tanggap darurat,” kata Gubernur Wahid. Ia menegaskan bahwa penetapan ini menjadi langkah responsif dalam mempercepat penanganan karhutla di lapangan.

Gubernur mengungkapkan bahwa dua kabupaten dengan titik api terbanyak adalah Rokan Hilir dan Rokan Hulu. “Kita lihat dari titik api, Rokan Hilir dan Rokan Hulu yang paling banyak. Karena itu, kita minta kepada seluruh pihak terkait agar bergerak lebih cepat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Riau sudah berada dalam status siaga darurat sejak 27 Maret hingga 30 November. Namun, peningkatan intensitas kebakaran membuat Pemprov mengambil langkah eskalatif.

Melalui status ini, Pemprov dapat mengoptimalkan sumber daya, termasuk bantuan logistik dan teknologi dari pemerintah pusat. “Tanggap darurat ini dilakukan agar penanganan karhutla bisa dimaksimalkan. Kita akan perkuat monitoring dan pengecekan lapangan terhadap hotspot,” jelasnya.

Ia juga meminta dukungan penuh dari pemerintah kabupaten/kota. “Saya minta wali kota dan bupati terus edukasi masyarakat. Jangan membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar Wahid.

Ia menekankan bahwa kebakaran kerap bermula dari api kecil yang tak terkendali. “Kalau tidak diawasi, pembakaran kecil bisa membesar dan lepas kendali,” pungkasnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: MC RIAU

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla
Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai
Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan Bandara SSK II Normal
Rizky Fahrurrozi Jadi Kajari Indragiri Hulu Riau
DPRD Riau Dorong Penguatan Tata Kelola CSR Badan Usaha
Polda Riau Tetapkan 35 Tersangka Karhutla Sepanjang 2026
Tim SAR Temukan Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan Riau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WIB

Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:40 WIB

Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan Bandara SSK II Normal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Rizky Fahrurrozi Jadi Kajari Indragiri Hulu Riau

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB