KPK Ungkap Modus Jatah Preman di Kasus Abdul Wahid

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 08:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Gubernur Riau Abdul Wahid (ist)

Gubernur Riau Abdul Wahid (ist)

JAKARTA, KLIKINDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik jatah preman dalam kasus dugaan pemerasan yang menjadi latar belakang Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat lainnya.

“Terkait dengan penambahan anggaran di Dinas PUPR tersebut, kemudian ada semacam japrem atau jatah preman sekian persen untuk kepala daerah. Itu modus-modusnya,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (4/11) malam.

Budi menjelaskan, KPK telah melakukan gelar perkara dan menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus tersebut. “Besok kami jelaskan saat konferensi pers,(hari ini,red)” ucapnya.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam OTT yang dilakukan di Riau, KPK menangkap total 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan, Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda, serta Tata Maulana yang disebut sebagai orang kepercayaan Abdul Wahid. Sementara seorang lainnya, Dani M. Nursalam yang merupakan Tenaga Ahli Gubernur, menyerahkan diri ke KPK.

Budi menambahkan, KPK menyita uang dalam pecahan rupiah, dolar Amerika, dan poundsterling dengan total setara Rp1,6 miliar. “Uang itu diduga bagian dari penyerahan kepada kepala daerah dan bukan yang pertama,” ungkapnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : REDAKSI

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla
Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai
Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan Bandara SSK II Normal
Rizky Fahrurrozi Jadi Kajari Indragiri Hulu Riau
DPRD Riau Dorong Penguatan Tata Kelola CSR Badan Usaha
Polda Riau Tetapkan 35 Tersangka Karhutla Sepanjang 2026
Tim SAR Temukan Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan Riau

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:32 WIB

Walikota Pekanbaru Terbitkan Instruksi Kesiapsiagaan Pencegahan Penanggulangan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 16:40 WIB

Polda Riau Tetapkan Tersangka Perambahan Hutan Lindung Dumai

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Bapenda Pekanbaru Optimalkan Layanan Pajak Keliling

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Penerbangan Bandara SSK II Normal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Rizky Fahrurrozi Jadi Kajari Indragiri Hulu Riau

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB