Oleh: Budi Dako (Jurnalis yang juga Anggota Dewan Adat Tojo Una-Una )
TOUNA — Suasana kebudayaan terasa kental di Lapangan Sepak Bola Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Sabtu malam. Masyarakat berkumpul menyaksikan pembukaan Festival Budaya Bakulupi. Perhelatan ini menghadirkan seni tradisi sekaligus pesan kebersamaan warga Tojo Una-Una.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka festival tersebut bersama Bupati Tojo Una-Una, Ilham S. Lawidu. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan peran kebudayaan dalam pembangunan masa depan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran kami memberi makna bahwa budaya bukan hanya urusan masa lalu. Kebudayaan adalah bagian penting untuk membangun masa depan daerah,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Di balik nama Bakulupi, tersimpan makna yang sederhana tetapi sangat dalam. Kata baku bermakna bersama atau saling. Kata ini merepresentasikan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Sementara itu, kata lupi merujuk pada lipatan daun berisi beras khas Tojo Una-Una. Rangkaian kata Bakulupi menciptakan simbol kebersamaan yang berakar dari tradisi leluhur.
Wadah Edukasi Generasi Muda
Festival Budaya Bakulupi bukan sekadar panggung pertunjukan seni semata. Perhelatan ini menjadi ruang mengenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.
Tradisi dan cerita rakyat memberikan karakter kuat pada destinasi wisata daerah. Keindahan alam harus berpadu dengan kebudayaan lokal.
Bakulupi memberi ruang luas bagi seni lokal dan pelaku UMKM daerah. Masyarakat menjadi aktor utama dalam menjaga serta menghidupkan kebudayaannya.
Merawat Tradisi di Era Modern
Pariwisata daerah diharapkan tidak membuat kebudayaan lokal kehilangan jati diri. Tradisi perlu terus berkembang tanpa tercerabut dari nilai-nilai leluhur.
Baku adalah kebersamaan dan lupi merupakan warisan tradisi daerah. Bakulupi menjadi titik temu antara tradisi dan semangat kebersamaan masyarakat.
Dari lipatan daun berisi beras, tersimpan pesan mendalam tentang arti kehidupan. Festival ini menumbuhkan harapan agar budaya Tojo Una-Una tetap lestari hingga masa depan.
Bakulupi bukan sekedar festifal, ia adalah cermin jati diri masyarakat Tojo Una-Una, dari mana kita berasal, dan bagaimana kita menjaga terus warisan leluhur untuk masa depan.*[]
Penulis : Budi Dako
Editor : Mahmud Marhaba
Sumber Berita: Klik Indonesia.co















