JAKARTA, KLIKINDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterlibatan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam kasus aliran dana Bank Jawa Barat (BJB). Terbaru, KPK mengungkap bahwa RK diduga menggunakan uang hasil korupsi untuk membeli mobil Mercedes-Benz 280 SL “Pagoda” milik Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie.
“Dalam pemeriksaan hari ini, penyidik mendalami terkait penjualan aset miliknya (Ilham Habibie) kepada Saudara RK, yang diduga pembeliannya tersebut berasal dari hasil dugaan tindak pidana korupsi ini,” kata Jubir KPK, Budi Prasetyo, Rabu (3/9).
Mobil klasik asal Jerman itu dibeli RK dari putra Habibie, Ilham Akbar Habibie. Sedan dua pintu ini diproduksi antara 1967–1971 dan populer dengan julukan “Pagoda” karena desain atap cekungnya yang unik, terinspirasi arsitektur kuil tradisional Asia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menilai mobil tersebut memiliki nilai tambah karena masih tercatat atas nama B.J. Habibie. “Yang menjadikannya bernilai, kalau tidak salah, STNK-nya masih STNK atas nama papa-nya, yaitu B.J. Habibie,” ujarnya.
Ilham Habibie membenarkan adanya transaksi penjualan mobil itu pada 2021 dengan harga Rp2,6 miliar. Namun, RK baru membayar Rp1,3 miliar. “Mobil itu dibeli, dicicil tapi belum lunas. Jadi belum milik dia. Saya menyatakan, kalau ini tidak dilunasi dalam waktu dekat, saya tarik kembali dan dia setuju,” jelas Ilham.
Ia juga mengungkapkan bahwa RK sempat mengganti warna mobil dari silver menjadi biru meski pembayaran belum lunas. “Waktu sudah digunakan sama Pak RK, beliau rupanya di tahun berapa itu ganti warna. Terus terang tanpa pengetahuan kami,” kata Ilham.
Kini, Mercedes-Benz Pagoda tersebut telah disita KPK sebagai barang bukti. Penyidik akan menelusuri lebih jauh kaitan pembelian mobil ikonis itu dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kemendikbudristek maupun Bank BJB.
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap perjalanan hukum Ridwan Kamil, yang sebelumnya dikenal luas sebagai kepala daerah dengan citra bersih dan populer di kalangan masyarakat.*[]
Penulis : REDAKSI
Editor : REDAKSI
Sumber Berita: Cnn Indonesia.com/detik.com
















Komentar