BNN Buru Dua Pemilik Kapal Penyelundup Narkotika Internasional

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

BATAM, KLIK INDONESIA – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memburu dua pemilik kapal yang menyelundupkan empat ton narkotika melalui perairan Kepulauan Riau. Penyelundupan dilakukan dua kapal berbeda, yakni The Aungtoetoe 99 dan Kapal Motor Sea Dragon Tarawa, yang masing-masing membawa ribuan kilogram kokain dan sabu.

Kepala BNN RI Komjen Pol. Martinus Hukom menyatakan, pihaknya telah melakukan investigasi bersama aparat penegak hukum internasional untuk mengungkap jaringan sindikat narkotika lintas negara.

“BNN telah melakukan joint investigation dengan berbagai negara dan berhasil mengidentifikasi pemilik kapal The Aungtoetoe 99 bernama Ka Khao,” kata Martinus di Batam, Senin (25/5). Ia menambahkan, Ka Khao telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) internasional dan red notice telah diterbitkan.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk kasus kapal Sea Dragon Tarawa, Martinus menyebut penyelidikan melibatkan kerja sama dengan DEA (badan antinarkoba Amerika Serikat) dan Kepolisian Thailand. “Kami berhasil mengidentifikasi Chan Chai alias Kantai Tui, alias Mr Tan, alias Jacky Tan, yang kini juga berstatus DPO internasional,” ujarnya.

Selain mengidentifikasi pelaku, BNN juga menelusuri jejak kimiawi narkotika melalui uji drug signature. “Kalau susunan kimia dan komposisinya sama, artinya produsennya sama, jaringannya kemungkinan terhubung,” jelasnya.

Dari pengungkapan ini, BNN bersama Bea Cukai, TNI AL, dan Polri mencegah potensi kerugian negara senilai Rp5 triliun dan menyelamatkan delapan juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (*)

 

 

Penulis : KLIK INDONESIA

Editor : Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Antaranews.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Polisi Geledah Rumah Pencuri Kotak Amal di Pekanbaru
TRC Reskrim Polres Bangkep Amankan Pelaku Penganiayaan di Lesan
Bom Ikan di Touna Ancam Ekosistem, Pengawasan Harus Diperketat
Bareskrim Polri Tangkap Pengedar Vape Narkoba di Riau
Deportasi WNA Tiongkok Bukti Ketegangan Aturan Keimigrasian Gorontalo
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya
KPK Siap Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Sesuai SOP
Bawa Koper Pink, Penyidik Serahkan Berkas Korupsi Febrie ke Kejagung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:13 WIB

Polisi Geledah Rumah Pencuri Kotak Amal di Pekanbaru

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

TRC Reskrim Polres Bangkep Amankan Pelaku Penganiayaan di Lesan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Bom Ikan di Touna Ancam Ekosistem, Pengawasan Harus Diperketat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pengedar Vape Narkoba di Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Deportasi WNA Tiongkok Bukti Ketegangan Aturan Keimigrasian Gorontalo

Klik Terbaru

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta evaluasi pelaksanaan Asta Cita di daerah fokus pada pemecahan masalah lapangan.(ist)

SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Minta Evaluasi Asta Cita Fokus Solusi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:13 WIB

Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita di Reconnect Buka Buka Island, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (11/9/2026).

SULTENG

Bupati Ilham Lawidu Sambut Rakor Asta Cita di Touna

Sabtu, 12 Sep 2026 - 16:06 WIB