Sejumlah Oknum Polisi Serang Kantor Satpol PP Kota Gorontalo

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

ILUSTRASI (jawa pos)

ILUSTRASI (jawa pos)

GORONTALO, KLIKINDONESIA — Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo diserang dan dirusak oleh sejumlah oknum anggota polisi pada Ahad (6/7) sekitar pukul 03.00 WITA. Insiden terjadi di Jalan Sultan Botutihe, Kecamatan Kota Timur, dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, termasuk pecahnya kaca kantor.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, menyatakan bahwa Kapolda Gorontalo, Irjen Pol R. Eko Wahyu, telah memerintahkan penindakan tegas terhadap pelaku penyerangan.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kami,” tegas Desmont dalam keterangan tertulis, Senin (7/7).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, tim khusus dari internal kepolisian telah dibentuk untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, Polda Gorontalo telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah personel dan mendalami seluruh fakta yang terjadi di lapangan,” katanya.

Desmont menambahkan, jika terbukti bersalah, para pelaku akan dijatuhi sanksi berat sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan bukti kuat, maka tindakan tegas, termasuk sanksi pidana maupun pemecatan tidak hormat akan diberikan,” ujarnya.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyayangkan insiden tersebut terlebih karena terjadi bertepatan dengan peringatan HUT Bhayangkara.

“Insiden ini sangat disayangkan, karena bulan ini masih HUT Bhayangkara,” ucap Adhan kepada wartawan.

Ia menduga penyerangan berawal dari razia Satpol PP terhadap sebuah kafe yang menjual minuman keras tanpa izin. Kafe itu disebut milik keluarga anggota polisi.

“Jadi karena membela orang tuanya pemilik kafe yang tidak punya izin. Itu yang dibela oleh polisi ini,” ungkapnya.

Adhan meminta agar Kapolda bertindak tegas.

“Saya meminta kepada Kapolda tolong ditindak tegas oknum anggota polisi yang model begini. Hari ini saya mau ke Jakarta, saya mau ke Propam Mabes Polri,” tegasnya.*[]

Penulis : REDAKSI

Editor : MAHMUD MARHABA

Sumber Berita: CNN Indonesia.com

Follow WhatsApp Channel www.klikindonesia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Klik Terkait

Polisi Geledah Rumah Pencuri Kotak Amal di Pekanbaru
TRC Reskrim Polres Bangkep Amankan Pelaku Penganiayaan di Lesan
Bom Ikan di Touna Ancam Ekosistem, Pengawasan Harus Diperketat
Bareskrim Polri Tangkap Pengedar Vape Narkoba di Riau
Deportasi WNA Tiongkok Bukti Ketegangan Aturan Keimigrasian Gorontalo
Komisi 3 DPRD Bone Bolango Minta Pemda Perketat Pengawasan Tambang
Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya
KPK Siap Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Sesuai SOP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Klik Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:13 WIB

Polisi Geledah Rumah Pencuri Kotak Amal di Pekanbaru

Jumat, 4 September 2026 - 13:08 WIB

TRC Reskrim Polres Bangkep Amankan Pelaku Penganiayaan di Lesan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Bom Ikan di Touna Ancam Ekosistem, Pengawasan Harus Diperketat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pengedar Vape Narkoba di Riau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Deportasi WNA Tiongkok Bukti Ketegangan Aturan Keimigrasian Gorontalo

Klik Terbaru

KPK resmi menahan delapan tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Bogor, termasuk politikus Fahd El Fouz dan eks Bupati Kebumen, Selasa (15/9/26). (Ft: CNN Indonesia)

Nasional

KPK Tahan Delapan Tersangka Kasus Korupsi HGB PT Summarecon

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:52 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sudah memperkirakan pencopotan dirinya dari jabatan Menteri Keuangan usai sertijab bersama Suahasil Nazara. (ft : tankapan layar CNN Indonesia)

Nasional

Purbaya Mengaku Sudah Mengira Kena Reshuffle dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 14:37 WIB

 Influencer Malaysia, Aisar Khaled (tangkapan layar Ig @rinierindunyafrienza)

Nasional

Influencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:28 WIB